» FUNKOP: Tak Lagi Bergantung Pada Ikon Musisi di Album Lembaran Baru

BAND dengan ikon personil, sebenarnya tidak salah, sah-sah saja. Nama band bisa terangkat, si ikon juga biasanya menjadi ‘selebritas’ baru. Repotnya, ketika kemudian di ikon itu memilih membesarkan nama sendiri, band jadi kelimpungan. Berada pada situasi itulah yang dialami oleh Funkop [dulu kependekan Funky Kopral], ketika Bondan Prakoso, mantan basisnya, secara tidak langsung ditahbiskan sebagai ikon band.Agak repot memang ketika Bondan yang identik dengan Funkop akhirnya memilih keluar dari band yang membesarkan namanya itu. Funkop seperti kehilangan “soulmate” dan nyaris kehilangan orientasi. “Kita tidak mau mengulangi kesalahan yang sama, karena itu sekarang kita main asik-asik saja tanpa beban. Lebih fokus ke musik Funkop,” jelas Angga, vokalis, yang termasuk personil awal yang tersisa, ketika melaunching album barunya mereka “Lembaran Baru” di HardRock Cafe Jakarta, Rabu [20/9/2006].Dari personil awal, yang tersisa memang cuma Angga dan Robbi [drum]. “Tapi ketika mendapat personil baru, rasanya seperti mujizat, karena skill dan taste main mereka ternyata nyambung dengan kita,” jelas Angga sembari menyebut nama Echank [gitaris], dan Ilham [bass] sebagai personil baru yang juga memberikan spirit baru.

Album ‘Lembaran Baru’ sendiri digarap selama 3 bulanan, dengan Edi Kemput [gitaris Grass Rock] sebagai music director [MD]. Peran Kempuit sendiri cukup mengagetkan, karena laki-laki yang sekarang memelihara jenggot ini termasuk jarang menjadi MD. “Saya tidak mengubah musik Funkop menjadi apa yang saya inginkan, tapi hanya mengerem dan memberi masukan ketika mereka sudah mulai terlalu kenceng,” cerita cowok yang disebut personil Funkop, ‘penasehat spiritual’ ini beranalogi.

Echank dan Ilham sebagai personil baru pun mengaku, mereka tidak ada beban main dengan band yang sebelumnya sudah punya nama ini. “Kalau saya punya beban, saya tidak akan berdiri disini,” tukas Ilham yang menggantikan Bondan di posisi bass. Sementara Echank sendiri banyak dipuja-puji sebagai gitaris dengan talenta bagus. Maklum saja, secara jam terbang Echank termasuk lumayan, karena sempat menjadi gitar player-nya untuk Tere.

Bicara soal album barunya, Funkop sendiri mengaku sekarang tidak membatasi diri bermain hanya di area funky saja. “Kita justru lebih melebar, karena pengaruh personil baru juga terasa,” jelas Angga. Single pertamanya “Cinta Suci” menjadi bukti Funkop masuk ke ranah pop. Lagu ini mellow dan temponya lambat. Tapi jangan gusar, karena lagu-lagu up-beat khas Funkop, juga masih nongol.

silahkan download lagu funk di http://argi1917.multiply.com/music/item/5/funky_abis_3_songs